Rabu, 05 Agustus 2020

PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BILANGAN BULAT


A.    PERKALIAN BILANGAN BULAT

Operasi perkalian adalah operasi penjumlahan berulang.

Contoh:

57+ Gambar Kartun Orang Lagi Mikir, Trend Saat Ini!Andi membeli sirup obat batuk di apotek. Dalam aturan minum, Andi harus meminum obat itu sebanyak 3 x 1 sendok teh. Berapa sendok teh Andi harus minum dalam sehari?

Jawab:

Dalam aturan minum Andi harus minum 3 x 1 sendok teh. Berarti Andi harus minum sehari 3 kali, yaitu pagi, siang, dan sore hari. Dan setiap minum obat sirup tersebut hanya 1 sendok teh. Jadi, jika ditulis dalam kalimat matematika 3 x 1 adalah:

= 1 sendok teh di pagi hari  + 1 sendok teh di siang hari  + 1 sendok teh  di sore hari

= 1 + 1 + 1

= 3 sendok teh

Jadi dalam operasi perkalian berlaku:

Jika a x b maka merupakan penjumlahan berulangan bilangan b sebanyak a suku atau dapat ditulis sebagai berikut.



1.     Operasi Perkalian Bilangan Bulat


Pada bilangan bulat terdapat bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif. Jika bilangan bulat positif dimisalkan (+) dan bilangan bulat negatif dimisalkan (-), maka pada perkalian bilangan bulat berlaku:










 

2.     Sifat – Sifat Perkalian Bilangan Bulat

a.     Komutatif (pertukaran)







Perkalian dua bilangan bulat selalu sama.

 Contoh:

1)     3 x (-2) = (-2) x 3 = -6

2)     -4 x (-6) = -6 x (-4) = 24

 

b.     Asosiatif (pengelompokan)

  

Contoh:

3 x [(-4) x 5] = 3 x (-20)                     [3 x (-4)] x 5 = -12 x 5

                   = -60                                               = -60

 

c.     Distributif (penyebaran)

1)    










Distributif perkalian terhadap penjumlahan

  

Contoh:

a)     4 x (3 + 2)               = (4 x 3) + (4 x 2)

4 x 5                       = 12 + 8

20                           = 20

b)     3 x [2 + (-5)]            = (3 x 2) + [3 x (-5)]

3 x (-3)                    = 6 + (-15)

-9                           = -15

 

2)    Distributif perkalian terhadap pengurangan

  

Contoh:

a)     2 x (5 – 3)                = (2 x 5) – (2 x3)

2 x 2                       = 10 – 6

4                            = 4

b)     5 x [4 – (-2)]             = (5 x 4) – [5 x (-2)]

5 x 6                       = 20 – (-10)

30                           = 30

 

d.     Unsur Identitas

Bilangan bulat jika dikalikan dengan unsur identitas maka hasilnya  bilangan itu sendiri.

Unsur identitas pada perkalian bilangan bulat adalah 1 (satu).


 Contoh:

1)     3 x 1 = 1 x 3 = 3

2)     -4 x 1 = 1 x (-4) = -4

 

e.     Tertutup

Hasil dari perkalian dua bilangan bulat adalah bilangan bulat

Contoh:

1)     2 x 3 = 6

2)     4 x (-2) = -8

3)     -3 x 5 = -15

4)     -2 x (-6) = 12

 

f.      Sifat bilangan nol

Perkalian bilangan bulat dengan bilangan nol atau sebaliknya maka akan menghasilkan nilai 0 (nol).


Contoh:

1)     4 x 0 = 0 x 4 = 0

2)     -3 x 0 = 0 x (-3) = 0


 



B.    PEMBAGIAN BILANGAN BULAT

Pengerjaan hitung pembagian merupakan pengurangan berulang sampai habis. Pengerjaan hitung pembagian juga merupakan invers (kebalikan) dari perkalian.

10 : 5 = 10 – 5 – 5 = 0 sehingga 10 : 5 = 2 atau 10 : 5 = 2 karena 5 x 2 = 10

12 : 4 = 12 – 4 – 4 – 4 = 0 sehingga 12:4=3 atau 12:4=3 karena 4 x 3 = 12

Kesimpulannya:

Jika a, b, dan c adalah bilangan bulat maka berlaku:

 

Sifat – sifat pembagian dua bilangan bulat sebagai berikut:

1.    Jika bilangan bulat positif dimisalkan (+) dan bilangan bulat negatif dimisalkan (-), maka pada pembagian bilangan bulat berlaku:

            Contoh:

a)    10 : 2         = 5

b)    10 : (-2)      = -5

c)     -10 : 2        = -5

d)    -10 : (-2)    = 5

 

2.     Tidak bersifat tertutup

Hasil dari pembagian dua bilangan bulat belum tentu merupakan bilangan bulat.

Contoh:


3.      Untuk a bilangan bulat dan a ≠ 0 berlaku 0 : a = 0

Contoh:

a)    0 : 13          = 0

b)    0 : (-6)        = 0

 

4.     Setiap bilangan bulat dibagi 0 (nol) hasilnya tidak terdefinisi

Contoh:

a)    5 : 0           = tidak didefinisikan

b)    -11 : 0        = tidak didefinisikan

 

 

 

1.     Tentukan hasil operasi perkalian berikut:

a.                

2.     Tentukan hasil operasi pembagian berikut:

a.                

3.     Suhu besi yang didinginkan turun sebesar 2oC setiap 3 menit. Tentukan:

      .   


4.     Amir dan Drajat memelihara ayam. Ayam Amir sebanyak lima kandang dengan setiap kandang berisi 30   ekor. Ayam Drajat sebanyak enam kandang dengan setiap kandang berisi 5 kurang dari isi kandang Amir.   Tentukan banyak ayam yang dimiliki Amir dan Drajat.

       

 


2 komentar:

  1. modul ini sangat membantu saya untuk memlelajari pelajaran yang akan saya kerjakan

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah mempermudah saya untuk memahami perkalian dan penjumlahan bilangan bulat

    BalasHapus

CATATAN GURU PENGGERAK

Proses pembelajaran dalam Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) merupakan sebuah perjalanan panjang. Dalam sembilan bulan, Calon Guru Pe...